Word To Remember

AKU…

aku tertekan secara akut… pikiranku lompat2 kesana kemari, kaya’ bola ping pong… terlalu cepat, belum selesai, berantakan, tumpang tindih…
tapi sedikit melunak, kata mereka ego ku tergerus…
sepertinya kesombongan yg dikaruniakan Tuhan agar tiap manusia lebih [terlalu] menghargai dirinya sendiri itu mulai terkikis…
 
ada hikmah dan di sisi lain mereka yg lama hilang mulai kembali, ada bbrp yg baru, beraneka ragam, mulai dr tertawa sinis, diam hanya melihat, ada yg tersenyum, bersimpati, hanya bercanda, berbagi kisah, berbagi “hidup”, macam-macam
 
setitik rasa lega dalam hati ini… tetap saja galau, keresahanku belum juga hilang, pencarianku tak kunjung berakhir,
aku masih memukuli rantai besi yg menjerat kakiku dg batu… bodoh… dan terus kulakukan sampai mencederai diriku sendiri…
aku belum juga berhenti, tak juga berteriak, menangis, kesakitan, harusnya sudah terjadi…
 
aku ingin ini berakhir…
aku ingin recovery dg segera…
aku ingin menata hatiku dan kuberikan untuk semua; Tuhan, keluarga, saudara, teman, bangsa… kuhabiskan…
aku ingin hidupku lebih baik dg mengenalnya…
aku ingin hatiku menjadi kompas yg menunjukkan arah kemana ku melangkah…
aku ingin melihat dengan teduh meski ditengah gurun yg berdebu…
aku ingin berjalan dg kaki yg ringan meski tanpa alas kaki di aspal yg panas…
 
“released”

by : a man who i really care

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s