Puisi

Kereta Malam

Kutitip luka pada rel kereta
Di batang besinya yang pendiam kulukis pedihku dengan airmata
Lalu kupulang, terbang menembus langit bersayap doa
…..
Saat kukembali menjemput luka, rel kereta menyapaku lalu berbisik..
Lukamu telah tiada, nyawanya habis dilindas kereta malam yang tak pernah lelah mengantar kelam menjemput cerah
Lalu dia diam selamanya…

Akupun berlari mengejar pelangi bersama syukur dan doa

Gambir. di suatu malam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s