travelling

Someday you will understand…

Saya pernah sangat kecewa dan sedikit marah pada Tuhan. Waktu itu, ketika saya gagal diterima di sebuah perusahaan di Jakarta. Dari sejak kuliah, saya punya keinginan terpendam untuk bekerja di Jakarta.
Saya sudah begitu lelah,mengikuti tahap demi tahap test yang menguras waktu, pikiran dan tenaga. Saya masih ingat, waktu itu test nya diadakan oleh konsultan bertempat di UNDIP Semarang, sedangkan saya tinggal di Salatiga. Selama dua hari berturut-turut saya harus berangkat jam 5 pagi dari Salatiga, karena tes dimulai jam tujuh pagi.
Tahap demi tahap tes sudah saya lalui. Harapan untuk lulus dan diterima pun semakin menjadi. Saya semakin semangat, mengikuti test sebaik mungkin dan berdoa semoga saya diterima.
Dan tibalah saya di interview terakhir. Tahap yang sangat menentukan, jika lulus tahap ini saya akan hanya tinggal interview dengan Direktur perusahaan, dan bisa dipastikan saya akan lulus, begitu kata konsultan waktu itu.
Harap-harap cemas menunggu pengumuman. Dan seminggu setelah interview terakhir itu, saya pun harus menerima pil pahit yang sangat menyakitkan. Saya tidak diterima. Saya kecewa, sangat kecewa. Waktu itu saya berstatus pengangguran dan sangat membutuhkan pekerjaan. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan berdoa hampir setiap saat. Tapi kenapa Tuhan tidak membiarkan saya lulus saja? Berarti usaha dan doa saya sia-sia. Tak berguna…saya sangat sedih dan down waktu itu…
Dan hidup terus berlanjut….
Tiga tahun kemudian, kawan…saya akhirnya mengerti rencana Tuhan dan kenapa waktu itu saya tidak dibiarkan lulus.
Dengan cara yang jauh lebih mudah dari test yang saya jalani 3 tahun lalu itu, saya kemudian diterima bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta, berkantor yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari perusahaan yang pernah saya idam-idamkan itu, dengan salary lebih dari tigakalipat dari yang seharusnya saya terima tiga tahun yang lalu, dan tentu saja perusahaan yang lebih bagus dan bonafide 😛
Meski pada akhirnya saya juga pindah ke perusahaan lain dengan salary yang lebih sedikit, tapi pengalaman ini memberi saya pelajaran. Bahwa Tuhan memang tahu apa yang terbaik buat kita, dan segala usaha dan doa yang kita panjatkan tidak akan pernah sia-sia. Suatu hari kita akan memetik hasilnya dengan cara dan waktu yang bahkan mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Teruslah berusaha dan berdoa. Mungkin saat ini kegagalan yang harus kita terima. Tapi usaha dan doa itu tidak akan sia-sia, besok atau lusa kita akan mengerti dan memahami rencanaNya.

Advertisements

45 thoughts on “Someday you will understand…

  1. ka yes udah mam siaang lum?
    bri masih kuliah dan ini info menariik
    buat melamar pekerjaan yang dibutuhkan
    gak hanya skill juga iaa bok
    tapi harus ada relasinya^^
    terus berusaha dan berdoa..
    ___someday iwill…ciiat___

  2. Saya justru suka sama judulnya.
    seperti udah terlalu familiar.
    tapi tetep aja saya suka.

    kalo di bahasa Indonesia-in kesannya kayak meremehkan
    kalo Inggris lebih berkesan …*sotoy*

  3. Betul sekali… dengan sering mengalami pengalaman batin seperti ini, kita jadi makin positif dan optimistik dalam memandang rencana-rencana Tuhan dalam hidup kita…

  4. THUMBS UP, sist..
    this is it what i wanna hear..
    all we have to do are just be patient and absolutely with trying all effort to get what we really wanna get, and of course Allah, and He only decides for the best to us.. and u have learned kinda that experience…
    nice posting..

  5. itu makanya kita ga boleh berprasangka jelek sama Tuhan…
    saya juga pernah seperti itu, setelah dijalani dan direnungkan, baru ketemu jawaban bahwa sesungguhnya Tuhan sayang saya… Semoga Mbak Yessi lebih bahagia…

  6. Emang mbak..kadang kita baru menyadari itu kalo dah ngrasain enaknya..
    Kalo pas susah, dah lupa deh buat bersyukur n positive thinking. Tapi pasti sadar kok, cuma lebih sering lupanya 😉
    Btw, thanks dah diingatkan 😀

  7. semua itu karena manusia bukan perencana terbaik, tetapi Dialah yang menjadi Perencana terhadap atas seluruh makhluknya yang memiliki ilmu yang terbatas 🙂
    nice post mbak yes, hope that lucky is always follows you

  8. sedikit menggelitik saya Mba Yess 😳 ya, saya pun demikian mba hingga saat ini harus bertahan di sebuah perusahaan swasta yang jauh di bawah standard perusahaan, namun, setiap kali saya mendapat kesempatan selalu saja GAGAL hingga akhirnya saya merasakan, bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih istimewa buat saya agar bertahan di perusahaan kecil hingga saat ini. Terima kasih untuk review nya mba Yess saya sangat menyukai setiap goresan yang memicu semangat kita semua 😀

    -salam- ^_^

  9. Tuhan rindu kepada manusia, makanya Dia tak bikin hidup selalu mudah, biar manusia ingat pada-Nya, biar rindu-Nya berbalas, siapa tahu lama-lama jatuh Cinta :p
    Salary tiga kali lipat besarnya, makan-makan dong 😀

  10. akhirnya mengerti juga kan mbak rencana Tuhan heheeh
    apa yang kita pikir baik belom tentu menurut Tuhan baik dan jika menurut Tuhan itu baik pasti itu yang terbaik untuk kita..
    Nice post Thankyu dan sukses slalu 🙂

  11. saya juga pernah mbak. waktu itu test terakhir interview di jakarta (setelah lulus beberapa tahap tes di surabaya) tapi yah…sepertinya Tuhan belum membolehkan saya bekerja disana….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s