INDONESIA · Review Hotel · travelling

Swiss-Belinn Saripetojo Solo

Menginap di hotel ini akhir Juni yang lalu, setelah lebih dari dua belas jam naik kereta dari Banyuwangi ke Solo. Jarak dari Solo ke Salatiga sebenarnya dekat, biasanya bisa ditempuh dengan 90 – 120 menit. Tapi karena waktu itu adalah arus balik, dipastikan waktu tempuhnya bisa tiga kali atau bahkan empat kali lebih lama. Kebayang kan gimana capek dan betenya kalau udah naik keretanya seharian eh kena macet lagi selama empat atau lima jam. Oke fix, kita nginep aja semalam di Solo sebelum balik ke Salatiga. Continue reading “Swiss-Belinn Saripetojo Solo”

INDONESIA · travelling

More than 12 hours on The Train

Hanya ada satu kereta api yang langsung dari Solo ke Banyuwangi. Pilihan lain adalah harus naik kereta sampai Surabaya, lalu nyambung lagi dengan kereta yang lain ke Banyuwangi. Dan menurut saya itu lumayan ribet. So kau tak punya pilihan selain naik Kereta Ekonomi Sri Tanjung yang berangkat dari Stasiun Purwosari Solo tepat pukul 07.59 pagi. Oya, Sri Tanjung berawal dari Yogyakarta, ya. Karena Salatiga lebih dekat ke Solo, maka kita berangkat dari Stasiun Solo. Harga tiketnya hanya Rp. 100.000/orang. Jauh dekat Rp. 100.000 ya 🙂 Continue reading “More than 12 hours on The Train”

travelling

Agar Tagihan Ponsel Tidak Bengkak Saat ke Luar Negeri

Jadi bulan lalu saya kaget dengan tagihan telepon seluler saya. Jumlah tagihan yang naik 500% dari tagihan biasanya tentu saja bikin hati ini bertanya-tanya. Coba cek detail tagihan tapi halakok minta PIN, dan waktu masukin PIN yang biasanya dipakai kok nggak bisa. Duh kok ribet banget ya, kenapa nggak telpon call centre nya aja minta detail tagihan. Oke, akhirnya saya telepon call centre. Continue reading “Agar Tagihan Ponsel Tidak Bengkak Saat ke Luar Negeri”

Singapore · travelling

Naik Taksi di Singapore

Menurut saya, naik taksi di Singapore jauh lebih gampang (nggak ribet) dibandingkan dengan taksi di Kuala Lumpur, Bangkok dan Bali. Naik taksi di Singapore, nggak perlu ribet nanyain berapa tarif ke tempat tujuan kita. Semua taksi sudah pakai argo jadi nggak perlu khawatir bakalan disuruh bayar dengan tarif yang nggak masuk akal.

Turun dari pesawat tinggal ngantri cantik aja di stand taksi. Petugas antrian akan memberitahu taksi yang mana yang akan kita naiki dengan menyebutkan nomor tempat di mana taksi diparkir.  Nggak perlu khawatir kesasar, karena hampir semua taksi dilengkapi dengan GPS. Tinggal kasi aja alamat hotel atau alamat tujuan, si bapak supir pasti membawamu ke sana dengan selamat sentausa. Continue reading “Naik Taksi di Singapore”

Singapore · travelling

Why Singapore?

Hai! Hello! Apa kabar, kalian? Mahap ya minggu lalu nggak ada postingan. Di draft udah ada beberapa sih, tapi belum milih-milih potonya. Percayalah, update blog itu lebih lama milih picture nya daripada nulis artikelnya 🙂

Dan lagi, kemarin abis ngadain survey kecil-kecilan khusus buat emak-emak yang masih punya balita. Saya iseng bertanya, jika diberi pilihan liburan, kemanakah kira-kira emak-emak memilih tempatnya berlibur bersama keluarga? Dan jawabannya adalah : Singapore. Yes, Singapore. Padahal pilihan lainnya ada : Kuala Lumpur, Bali dan Bandung. Ish, nggak cintah tanah air nih masa pilih Singapore daripada negeri sendiri? Eit, mari positive thinking aja ya, kakak. Emak-emak pasti punya alasan tertentu. Yuk, kita lihat alasan apa aja sih yang mereka punya. Continue reading “Why Singapore?”

Review Hotel · travelling

Alila Solo : One Night is Not Enough

Jarak dari Solo ke Salatiga itu cuma kurang lebih satu setengah jam perjalanan dengan mobil. Jadi jangan heran kalau saya dan keluarga sering ke Solo untuk sekedar cuci mata di mall atau belanja beneran. Dan setiap kali ke Solo, karena saya datangnya dari arah Salatiga pasti deh ngelewatin hotel Alila Solo. Yes, hotel ini persis di pinggir jalan raya dan cuma selemparan batu dari Solo Square. Setiap kali lewat suka penasaran kaya apa sih dalamnya?

Lalu pada suatu hari, rasa penasaran saya pun terjawab. Hehehe…. Continue reading “Alila Solo : One Night is Not Enough”

travelling

Dejavu?

Apa itu Dejavu? Sudah pernah merasakan Dejavu? Mengutip dari wikipedia, dejavu adalah adalah fenomena merasakan sensasi kuat bahwa suatu peristiwa atau pengalaman yang saat ini sedang dialami sudah pernah dialami di masa lalu. Déjà vu adalah suatu perasaan telah mengetahui dan déjà vécu (perasaan “pernah hidup melalui” sesuatu) adalah sebuah perasaan mengingat kembali. 

Saya sebenarnya tidak sering merasakan dejavu. Tapi ada hal menarik tentang perasaan ini. Dan awalnya saya sudah memutuskan untuk tidak menceritakan hal ini di blog. Tapi, kayanya seru juga ya? Dan siapa tahu ada yang merasakan hal yang sama dengan saya. Continue reading “Dejavu?”