I will Stop Texting You

stop texting

Jadi saya punya banyak sekali teman yang terpisah oleh jarak. Ada yang jauh, ada yang jauh aja dan ada yang jauh bangeeeettt. Dan setelah beberapa hari yang lalu nggak sengaja baca quote ini, saya tiba-tiba sadar. Beberapa dari mereka pasti periodically menyapa saya lewat texting atau malah kadang menelpon, hanya untuk sekedar bertanya tentang kabar dan hal-hal yang sebenarnya kurang penting. Trus akhirnya saya sadar, selama ini pasti mereka terus yang mencoba menghubungi saya, dan saya tidak pernah memulai duluan. Duh, baru sadar kalau ternyata saya ini kurang perhatian sama teman-teman yang benar-benar sayang sama saya.Β 

Di sisi lain, saya juga melakukan hal yang sama kepada beberapa teman-teman (yang jaraknya jauh ya, kalau yang satu kota apalagi sering ketemu nggak perlu kayanya ya…hehehe..). Sekedar menanyakan kabar dan atau kalau pas berkunjung ke kota tempat dia tinggal selalu ngabarin walaupun tahu nggak bakalan bisa ketemu (karena biasanya keluar kota juga urusan kerjaan). Dan baru sadar juga ternyata mereka sama seperti saya ke beberapa teman yang tadi itu. Dia nggak pernah memulai menghubungi saya duluan, pasti saya duluan yang menghubungi. Duh, baru sadar ternyata saya terus yang memulai percakapan. Bagaimana kalau misalnya saya berhenti menghubungi mereka? Apakah mereka peduli?

Dan, apakah kalau misalnya teman-teman saya yang rajin texting duluan stop texting me first, akan berarti kami tidak akan pernah lagi berhubungan dan jadi lose contact? Honestly, sebagian mungkin iya ya. tapi beberapa yang lain, saya pikir kalau saya mulai kangen sama mereka, pasti saya juga akan texting duluan. Nggak usah nunggu mereka duluan yang menhubungi saya.

Jadi kalau buat saya pribadi, quote “Stop Texting Them First and See You Will Never Talk to Them Again” nggak selamanya benar. Karena kalau teman-teman saya berhenti menanyakan kabar saya, saya yang akan bertanya duluan. Nggak tahu ya, kalau saya stop texting teman-teman yang selama ini saya duluan yang nanya kabar, apakah mereka akan merindukan saya dan menanyakan kabar duluan? Entahlah!Β  So, i will stop texting you first. Let’s see whether we will still talk each other on incoming years πŸ˜€

Kalau kamu gimana? πŸ™‚

Advertisements

16 comments

  1. Saya dulu suka kirim pesan duluan. Terus lama2…jadi mikir, mereka keganggu gak ya? Soalnya balas pada lama..smpai mikir lagi, yaudah deh gak usa. Dan beneran…jdi lost contact

  2. Untuk teman-teman lama biasanya aku suka inisiatif hubungi duluan loh, tapi biasanya penerimaan atau responnya bisa kelihatan kalau kurang suka aku gak akan hubungi lagi hihihi. Mungkin sibuk ya mereka. Tapi buat yang wellecome seneng banget walaupun gak tiap saat hubunginya pasti mereka akan hubungi balik juga sekedar tanay kabar

  3. kalau saya, karena kesibukan yang padat, kadang melupakan dan kadang kangen kepingin banget nyapa mereka. Tapi pas waktunya senggang malah lupa, dan baru ingat pas sudah memulai kesibukan lagi. Duh, padahal saya tuh ingin menyapa teman-teman lama saya yang sudah tidak pernah berhubungan secarfa langsung maupun secara online

  4. Klo stop texting teman, ya bakalan ga pernah kontak lagi karena selama ini lebih sering aku yang tiba2 kangen pada teman-teman lama yg sudah bertahun2 tak jumpa. Giliran ada orang yg texting aku, eeehh… mau pinjam duit. Gitu itu yang suka bikin KZL. Padahal pengin banget lho sekali2 aku yg dikangenin teman2ku.

  5. Kalau aku biasanya yg menyapa duluan di grup alumni. Dan kalau kelewatan, biasanya akan ada aja yg buka sapaan duluan di grup dan segera menyahut saat aku ikut nimbrung. Jadi aku setuju denganmu.

  6. Aku kalo tezting gitu, gak pernah mikir bakal dibalas atau enggak. Dan gak nunggu dulu biar bisa bales. Kapan pun kangen atau punya info yang ada kaitannya sama dia, aku pasti texting duluan.

  7. Aku malah tipe yang langsung telepon daripada texting, karena texting gak bisa ngungkapin banyak hal yang ingin disampaikan, trus juga bisa malah jadi miskom, karena apa yang disampaikan seringnya kurang bisa dipahami

  8. Yang menakjubkan itu Mak, kadang kita tiba-tiba keinget Gak ada kabar.” Tau tau tiba-tiba pulak sononya muncul. Entah via telepon, SMS, Wa, maupun inbox atau komen di status FB. Ngalamin gak Mak yang begitu?

  9. Kok aku jadi kangen sama sahabat-sahabatku pas kuliah siih..
    Mereka sekarang uda pada tersebar ke seluruh Indonesia.
    ((haduuh…kek yang banyak ajaa..))

    Sejujurnya,
    ada sahabatku yang sekarang tinggal di Pangkal Bun.
    Not only just texting, but also send me lots of foods khas kotanya.

    Ya Allah~
    Barakallahu fiik, sahabatku, Fina Bahanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s