Singapore · travelling

Setibanya di Changi Airport

Okelah sebelum kelamaan dan jadi udah nggak seru lagi, di tengah-tengah kesibukan gue yang menguras hati dan pikiran inih….ih lebay banget gak sih gue? ๐Ÿ˜› sebaiknya cepat-cepat gue selesaikan reportase daripada trip to Singapore di akhir November kemarin ya.

Seperti yang telah disepakati bersama maka gue akan menunggu kedua sahabat lama yang sudah lebih dari enam tahun tak berjumpa itu di Changi Airport. Pesawat yang gue naikin jam tujuh lewat udah mendarat – meski pake acara turbulens segala. Gue udah nyampek, tuh anak berdua belum berangkat dari Jakarta cobak. Katanya pesawatnya delay. Padahal harusnya setengah sembilan mereka udah tiba.

Ya sudahlah ya daripada meratap mending gue nikmati aja kesendirian gue di Changi ini sambil memikirkan sebuah proyek yang maha penting. Tadinya gue mau puter-puter menikmati keindahan Changi dulu tapi malas lah, soalnya kita udah ada agenda untuk ini pas mau pulang nanti. Jadi gue duduk manis aja sambil menikmati wifi gratis. Saran aja nih buat yang senasib ma gue, maksudnya yang harus nunggu teman dari pesawat yang belum tiba atau belum berangkat sekalian. Sebaiknya nggak usah ke imigrasi dulu, lebih enak nungguin di Keberangkatan daripada Kedatangan. Ngerti kan maksud gue? Eh, tapi kalau nggak ada bagasi lho ya.

Gue memutuskan untuk duduk duduk manis dulu sebelum melewati imigrasi, sambil menunggu antrian berkurang. Setelah bingung mau ngapain dan tiba-tiba lapar, gue pun turun dan melewati imigrasi. Pas gue lewat imigrasi nggak ada antrian sama sekali. Jadi langsung lewat aja. Mbak imigrasinya juga nggak banyak tanya ini itu. Nggak ada kali satu menit. Paspor dan kartu kedatangan gue langsung dicap dan gue diperbolehkan capcus.

Gimana caranya agar bisa melewati imigrasi tanpa ribet? Kuncinya cuma satu. Isilah kartu kedatangan dengan lengkap. Kalau lo nggak isi kolom tempat tinggal lo selama di Singapura, pasti lo ditanyain. Jadi isi aja nama penginapan tempat lo nginap. Trus isi juga kota tujuan lo setelah pulang dari Singapura nanti. Cocokin aja sama tiket pulang, kalau pulangnya ke Jakarta, tulis Jakarta. Kalau ke Jogja, tulis Jogja. Pokonyah diiisi aja semua kolom dengan benarlah. Dijamin lantjar djaja dan langsung dapat stempel.

Nggak ada tuh ditanyain bawa duit berapah. Apa mungkin karena tampang gue merana ya. Hahahaha…

Nah abis dari imigrasi kan keluar tuh ke Kedatangan. Cari makan trus akhirnya berjodoh dengan Burger King. Gilak burgernya gedek banget. Trus udah jam sepuluh lewat aja. Abis makan gue mondar mandir sambil ngeliatin informasi kedatangan pesawat. Pesawat yang membawa teman gue akan landed jam sepuluh tigapuluh. Bentar lagi dong ya harusnya. Kan mereka juga nggak ada bagasi. Eh gue tungguin sampe jam sebelas nggak nongol jugak. Prasaan tadi udah Whatsapp gue ngasi tau kalo udah nyampe. Tapi kok nggak nongol-nongol?

Ternyata ya, one of my friend terpaksa dibawa ke ruang imigrasi dan diinterogasi hanya karena nggak isi alamat tinggal di Singapura dan salah isi kota tujuan berikutnya. See? Setengah menit vs setengah jam. Padahal cuma karena ngisi kartu kedatangan doang. Akibat dari semua itu temen gue baru nongol jam sebelas lewat di pintu Kedatangan. Dan karena sudah hampir tengah malam, rencana untuk naik MRT biar irit terpaksa gagal dan kita harus naik taksi.

Tips hemat untuk ongkos taksi, bilang sama petugasnya kita mau taksi reguler. Karena selisih harganya beda sama yang non reguler. Tadinya kita mau dinaikkan ke taksi yang mobil mewah ituh. Tapi dengan rendah hati kita memilih taksi reguler. Halah…bilang aja biar irit…hahahahhha… ๐Ÿ˜€

Sebenarnya kalau tiba di Changi sebelum jam enam sore, kita bisa beli Singapore Tourist Pass di Stasiun MRT di Terminal 2. Beli buat 3 hari cuma SGD36 (SGD10 nya deposit dan akan dikembalikan pada saat kita mengembalikan kartu). Tapi berhubung karena gue tibanya udah malem dan apalagi temen gue tengah malem, ga jadi irit deh.

Jam dua belas lewat kita tiba di penginapan. Masih diterima check-in jam segituh? Karena kita udah bayar maka si babang penginapan mau nggak mau harus nungguin. Atau kita juga bisa info ke penginapannya kok kalau kita akan late check in.

Emang nginep dimana, Yes? Kita lanjut nanti ya ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s