Novel

sudah pernah dikirim ke Gagasmedia, tapi ditolak dengan hormat

Baiklah! Sepertinya ada baiknya saya melakukan saran Mas Donny yang nggak pernah kehabisan ide untuk update blog dua kali seminggu ituh..hihiih..

Kali ini saya akan memposting sinopsis novel saya, novel ini selesai ditulis pada akhir tahun 2007. Sudah pernah dikirim ke Gagasmedia, tapi ditolak dengan hormat.

And..this is it! ๐Ÿ™‚

SINOPSIS ( Novel : Di Bawah Pohon Beringin)

Apakah selamanya cinta harus diungkapkan? Apakah selamanya cinta yang terlukis di jiwa harus dikatakan kepada sang pujaan jiwa? Tapi bagaimana jika sang pujaan jiwa telah berlabuh di hati yang lain? Apakah cinta harus dipendam hingga berkarat atau cinta harus diucapkan hingga seluruh dunia tahu?

Mereka lima bersahabat, sehidup semati di jaman kuliah di FISIP Komunikasi UNILA Bandar Lampung. Berpisah setelah wisudaan, dan berikrar akan bertemu kemudian di bawah pohon beringin setelah salah satu diantaranya ada yang punya anak. Setelah lahirnya anak Doni, maka pertemuan itu pun akan segera dilaksanakan. Tapi apakah semuanya โ€“termasuk Nita yang sudah lama menghilang akan hadir?

Ada jiwa yang telah lama diam-diam mendambakan Doni, begitu mencintai Doni, hingga akhirnya tak sanggup datang ke pertemuan itu.

Doni :

Hidup gue sudah hampir sempurna. Lulus dari sebuah perguruan tinggi negeri, mendapatkan pekerjaan yang gue sukai, menikah dengan Naya โ€“perempuan terindah yang pernah gue temui, mempunyai anak dan..masih tetap keep in touch dengan teman-temen gila gue. Dini, Lala, Rendra dan..ya..walaupun setelah wisuda Nita menghilang, gue yakin suatu hari dia akan kembali.

Dini :

Kenapa sih mereka selalu menanyakan Dimas? Gue bosan ama pertanyaan itu. Sama bosannya dengan meeting setiap pagi yang sejak kehadiran Adrian selalu dilaksanakan. Adrian itu sebenarnya nggak pantas jadi Pemred. Dia cuma datang pada saat yang tepat, pada saat Pak Gani keluar. Tampangnya yang sepa’ abis bikin gue tambah males. Ditambah lagi dengan peraturan-peraturan baru tak bermutu yang diciptakannya. Dan yang paling menyebalkan, dia menyadap email gue. Dan membaca semua pembicaraan gue dengan Maureen. Ya..sejak Maureen resign, dia memang jadi tambah menyebalkan. Huh! Untung ada teman-teman gila gue si Doni, Lala, Rendra dan..Nita dimana ya sekarang?

Lala :

Aku juga sebenarnya pengen cepat-cepat menikah dengan Aldy dan segera punya anak seperti Doni. Tapi sampai sekarang Aldy belum pernah menyinggung masalah pernikahan? Dia selalu sibuk dengan pekerjaannya yang lama-lama mulai merampas semua waktunya. Padahal mama mulai bawel nanyain kapan aku nikah. Sepertinya mama memang meragukan aku. Buktinya mama selalu aja curiga, ngirain aku udah ngelakuin yang ‘nggak-nggak’. Ya mungkin semua kecurigaan mama bisa dibayar dengan pernikahanku yang coming soon. Tapi coming soon gimana? Aldy nya aja begitu. Pusing!! Untung ada temen-temen sejatiku Doni, Dini, Rendra danโ€ฆ.ih Nita tega amat sih menghilang begitu saja?

Rendra :

Gue mencintai pekerjaan gue, walau kadang shipper-shipper gue menyebalkan tapi ada juga kok shipper yang bikin hati gue adem. Sebenarnya gue pengen seperti Doni, udah menikah dan punya anak. Tapi mau nikah sama siapa? Nadien pacar gue satu-satunya itu ternyata sudah selingkuh dengan bule Belanda. Syalan bener! Padahal gue udah serius tuh sama dia. Mana gue udah deket sama keluarganya lagi. Di Semarang ini kan gue sebatangkara. Haikssโ€ฆNadien sungguh tega. Untung ada Yessa, one of shipper yang bikin hati adem. Kayaknya boleh juga tuh dijadiin bakal pengganti Nadien yang tak setia itu. Huhhhhโ€ฆberdarah-darah hati gue lo selingkuhin Nad. Untung gue punya teman-teman yang selalu setia dengerin gue. Doni, Dini, Lala danโ€ฆ. si Nita jangan-jangan dah mokat ya?

Nita :

– file not found –

so…what do you think?

Advertisements

16 thoughts on “sudah pernah dikirim ke Gagasmedia, tapi ditolak dengan hormat

  1. nita masih ngumpet. halah
    Ditolak dengan hormat pasti ada alasannya. Alasan intulah yang bisa dijadikan sebagai bahan perbaikan untuk diajukan ke penerbit lain. Eh kalo gak salah slogan gagas media itu : “ingin jadi penulis? kirim saja naskahmu ke gagasmedia”
    Tapi kok sekarang nolak-nolak yah

  2. Ini kesamaan nama-nama tokoh diatas itu sengaja ya? Hahaha… kok kayaknya pas banget kalau dikaitkan dengan para blogger yang bernama sama / mirip sekali… ๐Ÿ˜† (kabur*)

  3. Kok pake “i” nggak pake double “n” ??? ๐Ÿ™‚
    Aku maunya ketemuan di bawah pohon anggrek! Benci dengan beringin! :))

  4. Kalau ditolak di satu penerbit, coba penerbit lain Yes. GM bukanlah satu2nya yang terbaik… ๐Ÿ™‚

    menurutku ini lumayan menjual. mgkn si gm udah kebanyakan penulis yg mengirimkan novel?

  5. Saya sarankan untuk menuangkan novelnya di Kompasiana.com
    Karena kebanyakan para kompasianer itu adalah pembaca harian Kompas, maka ide kreatif dan konstruktif bisa kita dapatkan di sana. Termasuk penerbit yg cocok buat novelnya. Good luck !

    Ini Kunjuangan perdana, salam kenal ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s