Word To Remember

Jika Dia (Ternyata) Tidak Mencintaimu

Beberapa minggu terakhir ini, saya menerima curhatan dari beberapa (lebih dari satu tapi saya nggak akan kasi tau berapa orangnya 😛 ) sahabat. Sahabat perempuan tentunya ya. Saya sudah tidak menerima curhatan online dengan sahabat laki-laki sejak saat itu. Sejak kapan, Yes? Ah, kepo aja lo! Hahahah…

Inti dari permasalahan sahabat-sahabat saya ini adalah sama : retak dan atau bubarnya sebuah hubungan. Yang mana kemudian kejadian itu meninggalkan luka dan beberapa perasaan tidak nyaman yang tidak terdefinisikan pada hati dan jiwa si perempuan. Dan syukurnya ya, dari semua curhatan yang saya terima, laki-laki yang mereka bicarakan adalah bukan suami orang. Jadi memang tadinya pacaran resmi dan bukan praktek selingkuh atau sejenisnya.

Sebelum curhat berlanjut, saya selalu menanyakan. “Lo butuh solusi atau cuma butuh seseorang untuk mendengarkan keluh kesah lo?” (Yes, i am a direct person. Dan sahabat-sahabat saya ini sudah mengerti tentang sifat saya yang satu ini). Karena jawabannya adalah “memang butuh solusi” then i come with some suggestions.

Apa yang akan kamu katakan pada seorang perempuan yang sedang patah hati? Cup..cup…kalau jodoh takkan kemana, udah tenang aja. Mungkin dia bukan yang terbaik buat lo. Saya tidak mengatakan itu. Hal pertama yang saya tanyakan adalah, apa yang lo inginkan dari kondisi sekarang? Balikan atau melupakan?

Yang mau balikan. Do something to get his heart back. Tapi pastikan bahwa belum ada perempuan lain di sana, ya. Kalau udah ada ya mending bhay aja, shay! Apa yang bisa gue lakukan untuk mendapatkan kembali hatinya? Gih sana nonton drama Korea atau drama apalah, belajar dari mereka cara-cara bagaimana mendapatkan kembali cinta yang telah hilang. Eh tapi gue kaya perempuan murahan nggak nanti? Ya tergantung cara lo. Makanya cari cara yang elegant bukan murahan. Hih tapi kok gue ampe segitunya sih? Ya namanya juga cinta, nyet! Kan butuh pengorbanan. Kalau nggak mau berkorban ya udah lupain aja. Trus dianya ngomel-ngomel nge-text panjang lebar : ngomong sih gampang, nyet. Tapi ngejalanin dan ngelakuinnya susah.

Yes, i know that.

Yang mau melupakan dan udah terima aja keputusan si cowok. (Karena yang mutusin emang cowoknya) Nah, kalau yang begini malah lebih gampang. Dia udah tau maunya apa, jadi tinggal memilih tindakan apa yang harus dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat proses melupakan. Kalau kata orang bijak sih, cara tercepat untuk melupakan seseorang adalah membiarkan seseorang yang lain masuk ke dalam hatimu. Ya kalaupun nggak langsung masuk hati paling nggak udah masuk dalam harimu lah.

Trus pasti pada bertanya kan, kenapa kejadian itu menimpa sahabat-sahabat saya? Apakah karena ternyata cowok nya tidak mencintai si cewek?

picture wee small hours lonely woman

Sahabat saya yang berharap masih bisa kembali dengan cowoknya, bertanya kepada saya : menurut lo dia cinta sama gue nggak? kok dia mau aja sih gue putusin dan nggak ada usaha apa kek. Kebetulan saya orangnya sangat realistis, maka saya menjawab dengan : Tidak semua hubungan dimulai dengan cinta. Beberapa laki-laki memulai hubungan dengan seorang perempuan hanya karena ketertarikan, rasa nyaman dan karena dia menemukan kriteria-kriteria tertentu pada perempuan tersebut. Nah, ketika ada satu hal (saja) yang dia rasa sangat mengganggu dan mengancam rasa nyaman, maka dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut.

Trus saya langsung diberondong dengan pertanyaan : jadi maksud lo dia nggak cinta sama gue? Hah? Hah? Hah? Dan saya jawab : i didn’t say like that. Dan sebenarnya lo yang paling tahu dia cinta sama elo atau nggak. You can feel it.

Sebaliknya, ada juga laki-laki yang mencintai seorang perempuan eh tapi malah pacaran sama perempuan yang lain. Ada juga yang cinta mati sama seorang perempuan tapi selalu berusaha menghindar dan seolah-olah membenci. ADA! Untuk hal-hal seperti ini kita harus memahami betul sifat dan latar belakang si laki-laki. Agar bisa melakukan tindakan yang tepat. Eh gimana?

Intinya sih dalam menghadapi kepatah-hatian, pahami dulu apa yang sebenarnya lo inginkan. Setelah itu baru kemudian dipikirkan tindakan apa yang harus dan bisa dilakukan. Kalau memang pengen balikan, nggak ada salahnya melakukan hal-hal wajar dan masuk akal untuk mendapatkan kembali hatinya. Pastikan bahwa apa yang lo lakukan searah dengan apa yang lo harapkan. Pengen balikan tapi pas nggak sengaja papasan elo nya malah pasang muka sinis atau buang muka, ya…jangan nangis kalau dianya jadi semakin jauh untuk kau rengkuh.

Kalau ternyata semuanya udah nggak mungkin untuk balikan lagi, jangan maksain dan melakukan hal-hal norak dan bodoh.  Inget aja bahwa lebih mudah maksa diri lo sendiri untuk melupakan seseorang daripada maksa mantan (yang udah anggap lo nggak ada) balikan sama lo. Be realistic!

“Tapi gue masih sayang banget sama dia!”

“Iya, semuanya kan butuh proses. Masak mie instant aja ada prosesnya, apalagi melupakan seseorang. “

“Berapa lama, nyet?”

“Maksimal setahun lah, itu juga kalau lo nggak ada masalah lain atau nggak ada kesibukan.”

“Lama amat? Bisa nggak tiga bulan aja?”

“Bisa. Semuanya kan tergantung elo!”

“Tapi gue masih sayang banget sama dia!”

“Gue juga sayang sama hewan-hewan dan tumbuhan liar.”

“Sialaaaannnnn..”

“Hahahahaha…”

 

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Jika Dia (Ternyata) Tidak Mencintaimu

  1. Aku sendiri ga bakal mau maksain lah kalo memang pasanganku mau pisah apalagi krn alasan ga cinta lg ato ada org kedua.. Duuhhh mending bhay! :D. Harga diri ya mba :p walo akunya msh cinta tp dia ga, yo wis lah.. Ga ush dipaksa2 ato ngajakin balikan segala.. Takutnya si cowo malah makin ilfil ntr :D.

  2. Sukak!!!!!! Anyway kalau cewek hatinya patah bisa lama sih buat melupakan (udah pernah). Tapi kalau cowo…cepet lupanya entah kenapa ya (takdir,pak!). Tapi ntar giliran cewenya udah lupa…si cowo datang tiba-tiba. Nah loh cewe….kuwat ga mengatur segala rasa yg pernah ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s