Mom's Story

Ketika Anak TK Wisuda

Sebenarnya udah cerita dikit tentang wisuda si boy di Instagram. Wisudanya udah minggu lalu. Emang ya, jaman now lulus TK wisuda, lulus SD wisuda, wisuda sepanjang masa…perasaan jaman emaknya dulu, wisudanya pas waktu lulusan sarjana doang ya? Hahahha…ketauan udah tuirnya 😀

Ya nggak pa-pa sih, sebagai orangtua dari salah satu anak TK yang wisuda, saya juga ikut senang dengan acara wisuda ini. Anak-anak juga senang dan bahagia banget kayanya. Acara wisuda si boy diadakan minggu lalu. Dibuka dengan pementasan opera yang bertemakan perbedaan. Jadi dari opera itu mereka menyampaikan pesan bahwa, kita tuh nggak apa-apa berbeda. Dan kita harus saling menghargai dan menyayangi dengan semua orang tanpa harus membeda-bedakan. Love and Respect.

Trus satu-satu dipanggil ke panggung, pokoknya persis kaya waktu kita wisuda sarjana deh. Hehehehe….. Si boy ada di barisan belakang tuh, yang mana hayo? 😀

20180610_204300.jpg

Saya suka deh sama sekolah si boy ini. Apalagi di sana juga muridnya beragam, jadi sejak dini anak-anak tuh udah ngerti dan paham bahwa akan ada banyak perbedaan yang mereka temui, dan berbeda itu nggak masalah. Asalkan berbeda yang positif ya.

Dan anak-anak sekarang tuh udah gaul banget ya. Kaya si boy dan teman-temannya nih. Karena kebetulan acara wisudanya diadakan di hotel dan ada kolam renangnya, mereka ternyata janjian renang bersama setelah wisuda.

Abis wisuda janjian renang bareng…omaaiii… Trus kalau udah renang pasti lupa diri dan ga mau udahan. Pake ngeles segala “after this i will not play with my friends again. Let me enjoy my time” ish…ish…ish….gayamu, le.

IMG_20180606_235635_539.jpg

Tapi suka banget sama teman-teman si boy di TK ini. Anak-anaknya sama sih seperti anak-anak seumuran mereka yang heboh, ngga bisa diem dan kadang berkelakuan ajaib juga. Tapi mereka care banget sama teman-temannya. Kaya pas acara renang bersama ini, seperti biasa si boy -ya you know lah sukanya grasa grusu lari sana sini trus jatuh. Dengkulnya berdarah kegesek batu. Teman-temannya langsung nolongin. Langsung keluar semua dari kolam renang dan nanyain si boy. Ada yang nyaranin si boy untuk tiduran di kursi supaya lukanya kering kena sinar matahari, trus dibantuin tuh pas tiduran. Trus mereka pada tiduran juga di kursi kursi sebelahnya. Biar ada temennya katanya.

Saya biarin sebentar sebelum saya minta betadine ke petugas kolam renang. Setelah beberapa menit mereka gegoleran saya memanggil si boy untuk sekalian mandi di kamar mandi. Setelah itu lukanya dibersihkan dan dikasi betadine.  Waktu si boy jalan, teman-temannya tu ya nemenin dan nawarin gandeng tangannya. “Sini pegang tanganku kalau jalanmu sakit”. Awww…so sweet ya 🙂

Suka terharu sama anak-anak yang manner nya bagus, peduli dan sayang sama teman. Buatku pribadi,  untuk anak TK itu lebih penting daripada lancar membaca, menulis dan berhitung. Nanti kalau sudah waktunya, mereka juga pasti bisa membaca dan menulis. Tapi karakter seperti itu harus dibentuk sejak kecil.

Eit jangan salah. Semua anggota genk renang bersama itu udah pada lancar membaca lho. Saya juga takjub waktu tau si boy udah bisa baca. Nggak pernah diajari membaca di rumah, karena memang ada larangan untuk belajar membaca di rumah dari gurunya. Makanya saya cinta banget sama sistem pendidikan di sekolahnya 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s