Beijing · Food Oriented · travelling · Work World

Kesiangan di Beijing

Mungkin karena tidurnya sudah hampir pagi, alhasil daku terbangun ketika hari sudah siang. Daku baru tidur sekitar jam dua-an setelah bongkar koper dan mindahin seluruh isinya ke lemari lalu mandi. Mandi, Yes? Jam dua pagi gitu elo, mandi? Iya! Kebayang dong daku udah start dari Salatiga jam lima pagi buta, tiba di Jakarta jam sembilan pagi. Nongkrong di Kuala Lumpur selama empat jam-an. Lalu terbang ke Beijing jam setengah tujuh. Udah ketemu berapa banyak orang tuh? Masa tega sih nggak mandi sebelum tidur? πŸ˜›

Di waktu daku bangun dan keluar dari kamar, bos daku ternyata sudah berangat ke kantor. Dia memang sudah berpesan kalau sebaiknya hari ini daku ke kantor di jam makan siang saja. Dia kasian pada daku rakyat jelata yang harus menempuh perjalanan selama satu hari penuh untuk tiba di negeri inih. Dan sudah berpesan nanti jam setengah dua belas siang, her driver akan menjemput daku di lobi apartemen untuk diantarkan ke kantor. Oke, baiklah bos!

Bos daku tinggal diΒ East Lake Villa Apartments, di daerahΒ Dongzhimenwai Dajie. Lokasinya di pusat kota dan nggak begitu jauh dari kantor kita yang ada di LG Twin Tower. Soalnya waktu the driver menjemput daku untuk mengantarkan ke kantor, sepertinya hanya butuh waktu sepuluh menit dengan kecepatan sedang. Berarti dekat dong ya.

Nyampe kantor udah hampir jam makan siang, salam-salaman sama semua penghuni kantor dulu. Haha hihi hehe hihi kemudian capcus makan siang. Sorenya eh malam ding, sekitar jam tujuh-an sebelum pulang kita mampir ke Raffles City untuk makan malam. Tadinya mau makan special noodles gituh, tapi karena pengunjung restoran si noodles ituh ramai dan mengantri akhirnya kita makan ini nih…

beijing2

Taraaaaaa….ini adalah nasi kari ayam. Nasi dengan bumbu kari yang sangat lezat dan dicampur dengan potongan-potongan daging ayam dan jagung manis yang rasanya…maknyussss…….dan porsinya…nggilanih..alias besar sekalih saudara-saudara! πŸ™‚ Daku yang pemakan segala ini sajah tidak berhasil menghabiskan satu porsi itu. Daku perhatikan porsi makan orang-orang di Beijing ini memang sedikit mencengangkan. Eh..sorry…maaph. Tapi emang bener kok. Satu porsi di sini tuh bisa buat empat orang di Indonesia, eh di Salatiga maksudnya πŸ˜›

Advertisements

3 thoughts on “Kesiangan di Beijing

  1. Hhahahaha, porsi jumbo, kalo orang normal Indonesia bilang banyak, berarti buatku kebanyakan banget. Itu bisa buat makan sehari plus nyemil kali ya, hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s