Review Hotel · travelling

Miss my Grandpa at Bilderberg Grand Hotel Wientjes, Zwolle

Setelah seminggu nginap di Mercure Amersfoort, Minggu siang saya pamit sama mbak resepsionist untuk berangkat ke Zwolle. Karena perjalanan dari Amersfoort ke Zwolle akan ditempuh dengan kereta dan lalu disambung dengan bus, maka saya menitipkan koper gwede saya ke mbak resepsionis. Nggak kebayang gimana remfongnya kalau saya harus bawa itu koper gwede kemana-mana.

Ya, karena musim panas banyak perbaikan jalur kereta. Dan banyak rute yang harus disambung dengan bus. Jadi hari itu saya hanya naik kereta sampai ‘t Harde, dari ‘t Harde naik bus lagi ke Zwolle. Busnya sudah disediakan oleh NS, jadi kita nggak perlu bayar lagi. Stasiun Zwolle bener-bener ditutup, nggak ada kereta lewat sama sekali.

Saya tiba di hotel sekitar jam dua kalo nggak salah ya, lupa. Setelah jalan kaki dari perhentian bus, trus masuk ke stasiun Zwolle dan menuju arah kedatangan. Bilderberg Grand Hotel Wientjes Zwolle hanya sekitar 100 meter dari Stasiun Zwolle. Nggak susah untuk mencarinya karena langsung dikenali dengan jendelanya yang dihiasi kanopi merah, saya langsung masuk ke hotel yang tampaknya sudah lama ya. Bangunannya klasik dan jadul. Saya langsung seperti kembali ke awal abad 19, apalagi pas lihat muka receptionistnya yang emang mirip kaya ibu-ibu yang saya lihat di film-film jaman dulu. Eh, emang umur lo berapa sih, Yes? Hahahahah…

IMG_20181102_222434_112.jpg

Disambut oleh dua orang receptionist yang muka jadul tapi sangat ramah, proses check in saya agak lama karena nama di booking an ga sama dengan pasport. Jadi yang di bookingan namanya cuma nama belakang doang gitu, sementara nama saya kan panjang banget kaya gerbong kereta. Tapi untunglah bisa diselesaikan tanpa harus cek lagi ke travel agent tempat kita beli tiket.

Kamar saya ada di lantai dua dan entahlah, rasanya kaya sedang mengujungi rumah saudara yang udah tua gitu.  Waktu pintu sudah saya buka, saya mendapati kamar yang umm..nggak sempit sih, tapi nggak seluas hotel sebelumya. Kasurnya dan bantalnya empuk,  bedcovernya juga wangi. Penting banget ini dicek. Hahahaha….

Baca juga : Sebentar Saja di Zwolle

20180701_143138.jpg

Ada meja yang dilengkapi kursi kerja di depan tempat tidur. Mejanya jadi tempat naro serba guna. Di sudut ruangan ada lemari untuk menyimpan dan menggantung pakai. Nah, di sebelah lemari di celah antara lemari dan dinding kamar, ada kipas angin. Yes, kamarnya nggak pakai AC.

20180701_143204.jpg

Kamar mandinya juga nggak terlalu luas. Ada bilik untuk mandi dipisahkan dengan dinding kaca. Di dekat wastafel ada peralatan mandi mulai dari sabun, shampo, body lotion, sisir, benang dan jarum dan ehhh….ada sikat gigi dan odolnya. Hehehe….beda ya sama hotel yang di Amersfoort. Handuknya juga lembut dan wangi. Kamar mandi terlihat lebih luas dan bersih dengan keramik putih yang menutupi hampir seluruh dindingnya.

20181102_222745.jpg

Oya, di meja dekat TV tadi ada juga kopi, teh, gula dan sekalian pemanas airnya. Kata teman saya, sebagian hotel di Zwolle nggak ada pemanas airnya lho. Jadi waktu itu untungnya dia bawa sendiri dari Indonesia. Tapi kalau hotel yang ini ada dan malah pritilannya lebih lengkap dari hotel yang di Amersfoort. Di bawah meja juga ada kulkas yang isinya cuma dua botol air mineral yang gratis boleh diminum. Di lorong dekat tangga mereka juga menyediakan apel hijau yang bebas untuk diambil oleh tamu yang nginap.

Baca juga : Mercure Amersfoort, a Place for “Go Home”

Sarapannya nggak jauh beda sama hotel sebelumnya. Jadi harapan saya untuk makan makanan Indonesia tentu saja tidak bisa terwujudkan. Banyak sih pilihannya, tapi yang cocok paling itu-itu aja. Untungnya kopinya enak dan staf restorannya yang adalah seorang bapak yang sudah agak tua sangat ramah. Jadi kaya ketemu sama kakek kita gitu, “selamat pagi cucuku, gimana tidurmu? kamu mau ngopi atau ngeteh” kira-kira seperti itulah sambutannya di pintu restoran. Tapi dia nggak nyebut “cucuku” sih, itu cuma khayalan saya aja. Hahahaha…. Tapi serius, saya jadi ingat sama Oppung (kakek) saya dan ujung-ujungnya jadi rindu.

IMG_20181102_223118_970.jpg

Interior restoran yang emang jadul, lagi-lagi seperti membawa saya ke masa lalu. Lantainya yang terbuat dari kayu menciptakan kehangatan seperti berada di rumah. Ditambah lagi dengan kursi-kursi ukiran, jendela besar dengan juntaian horden dan lampunya yang klasik dan cantik.

IMG_20181102_223615_700.jpg

Kita juga bisa menikmati sarapan di teras hotel, sambil menikmati lembutnya udara pagi musim panas yang sedikit dingin namun menyegarkan. Suasana di sekitar hotel memang sepi banget, jadi kita bisa dengan jelas mendengarkan suara angin yang berbisik di antara dedaunan pohon.

IMG_20181102_223001_980.jpg

Saya hanya menginap dua malam di hotel ini. Malam pertama sebelum besoknya ke plant yang ada di Meppel, dan di malam kedua yang besok paginya saya langsung check out, karena pulang dari kantor saya akan langsung kembali ke Amersfoort. Perjalanan akan dilanjutkan ke Jerman.

Overall menurut saya menginap di hotel ini cukup menyenangkan, tapi kalau kamu orangnya “sumukan” (gampang merasa gerah) coba dipikir-pikir kembali, kecuali kalau pas kesininya lagi musim dingin ya. Kipas anginnya cukup membantu sih, tapi kalau kamu gampang masuk angin karena kena kipas angin kelamaan, itu bukan solusi kan? Heheheh…

Service nya cukup memuaskan, staf-staf nya juga ramah dan helfpul. Makanannya enak, kopinya enak. Suasana hotel juga cukup menyenangkan.

Rate nya sekitar dua juta-an belum termasuk city tax sebanyak 2.5%. City tax nya ditagihkan waktu kita check-out, jadi belum termasuk di invoice yang sudah kita bayar ke travel agent. Alamat lengkapnya ada di  Stationsweg 7, 8011 CZ Zwolle, Netherlands. 

Kalau disuruh nginap lagi di hotel ini masih mau, Yes? No problem lah. Apalagi lokasinya sangat strategis ya. Dekat stasiun kereta dan centrum (city center). Di sekitarnya juga banyak coffee shop dan Albert Heijn (indomaretnya Belanda…heheheh )

IMG_20181102_222316_108.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s